Puisi ku
Ratu kekalku
Hangatnya kasihmu melelapkan auraku
Celotehan nakalku selalu saja kau hiraukan
Seisi dunia ini tak sanggup mengalahkan
luasnya kasihmu ibu
Inilah memori kecilku yang terlalu awam
Tak mampu mengingat kasih tulusmu yang teramat dalam
Sewaktu mungil..
Ibu menggendongku tatkala aku tak bisa berjalan
Menegurku saat aku berbuat kesalahan
Menyuapi ku ketika aku malas makan
Memenuhi rengekan manjaku demi menenangkanku
Ibu..
Engkau yang selalu menegurku karena sebuah alasan
Marahmu adalah sumber pelajaran bagiku
Sosok yang sering memarahi namun tak ingin aku termarahi
Itulah ibu..
Kasih tulusnya membekas selalu
Aku yang selalu merepotkanmu, ibu
Merengek manja meminta setiap apa yang terlihat mata
Keriputmu sebagai tanda engkau membesarkanku dengan penuh jasa
Mengajariku proses kehidupan yang amat kerasnya
Maafkan aku ibu
Di usia ku yang menginjak delapan belas taun ini
Aku belum bisa membahagiakanmu
Meskipun jarak merenggang lepas
Namun hatimu selalu mengalir dalam setiap hembusan nafas
Ibu tak kuasa melihatku sakit
Kesana kemari mencari solusi agar aku tersenyum kembali
Menghiburku dengan berbagai leluconnya
Mengajariku berbagai hal yang tak ku kenal
Kini hidup meroda
Ibuku yang akan meronta
Dan aku yang harus siap siaga menjaga
Aku tak kuasa melihatmu sakit ibu..
Kehidupan ini terlalu sulit untukmu
Aku berjanji akan membahagiakanmu
Dengan sejuta usaha penuhku
Oh ibu..
Kasih Ibu selalu ada tanpa aku meminta
Namun apakah aku akan tetap ada ketika ibu melewati masa kritisnya
Ingatlah ini ibu..
Aku tak pernah lupa untuk mendoakanmu
Engkau selalu menjadi tujuan besar dalam usahaku
Aku menyayangimu ibu..
By. Ulfa
ngena bgt hyung 😖
BalasHapus