Puisi ku
Ratu kekalku Hangatnya kasihmu melelapkan auraku Celotehan nakalku selalu saja kau hiraukan Seisi dunia ini tak sanggup mengalahkan luasnya kasihmu ibu Inilah memori kecilku yang terlalu awam Tak mampu mengingat kasih tulusmu yang teramat dalam Sewaktu mungil.. Ibu menggendongku tatkala aku tak bisa berjalan Menegurku saat aku berbuat kesalahan Menyuapi ku ketika aku malas makan Memenuhi rengekan manjaku demi menenangkanku Ibu.. Engkau yang selalu menegurku karena sebuah alasan Marahmu adalah sumber pelajaran bagiku Sosok yang sering memarahi namun tak ingin aku termarahi Itulah ibu.. Kasih tulusnya membekas selalu Aku yang selalu merepotkanmu, ibu Merengek manja meminta setiap apa yang terlihat mata Keriputmu sebagai tanda engkau membesarkanku dengan penuh jasa Mengajariku proses kehidupan yang amat kerasnya Maafkan aku ibu Di usia ku yang menginjak delapan belas taun ini Aku belum bisa membahagiakanmu Meskipun jarak merenggang lepas Namun hatimu selal...