Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Puisiku

 Cakram keluarga Lelaki pertama yg mengajariku arti sebuah ketulusan Lelaki yg selalu aku prioritaskan namanya dalam setiap malam Lelaki kuat yg mentransfer energinya utk melindungiku Siapa lagi kalau bukan ayah.. Ingatkah ayah? Engkau tetap tersenyum dikala punggungmu terlalu lelah Kasihmu terlihat fana dimata, namun dihati itu terasa nyata Ayah bekerja tak kenal lelahnya Demi kebutuhan keluarga yg tiada hentinya Butiran keringatmu mengartikan tulusnya kasihmu ayah Mengajariku hal hal kecil yg selalu menerbitkan tawa Berkali kali aku jatuh dan hampir memutus asa Namun ayah lebih dulu mencegahnya Ayah.. Engkau selalu ingin kehidupan putra putrimu ini lebih baik darimu Karena itu engkau rela berjuang hingga memasuki usia renta Karena tak ingin masa depan anakmu ini sirna Bukankah begitu ayah? Pada masanya usia ayah semakin renta Kini giliran aku yg akan membuat gelombang tawamu ayah Membalas jasa jasamu yg tak terkira Aku ingin diusiamu yg semakin menua ini Engkau hanya rileks menik...