PUISIku

Virus Corona


Kedatangannya menggemparkan para penghirup o dua
Corona, enam huruf yang membenamkan segalanya
Pendidikan, sosial, dan ekonomi terbelit konflik yang membelalakkan mata
Semua lalu lalang berhenti tanpa kehendak dari para penghuni


Segala pencegahan terus dilakukan
Namun rasa takut terus mengintai pertiwi
oh corona, mengapa kau datang hanya untuk menghancurkan saja
Pengangguran sudah ada dimana-mana
Sedangkan kebutuhan terus merajalela

Bagaimana nasib para pelajar? Para pekerja? serta para manusia yang ingin meraup pecahan uang entah berapapun adanya
Segala produktivitas telah diretas
Sudah puaskah kau corona? Merenggut kebersamaan orang orang di dunia

Besar jasa tim medis untuk melawan virusmu
Doa-doa kami selalu terlantunkan untukmu corona
Cepatlah bosan berada di bumi ini
Kembalilah keasalmu, kau sudah cukup lama berlabuh di duniaku

Wahai corona

Karenamu sosialisasi di dunia ini terasa fana
Yang dulunya ramai kini sepi tak berasa
Cepat siuman lah semestaku,
Maafkan para penghunimu yang lalai untuk menjagamu
Kami berjanji akan memulihkan kondisimu wahai semesta

Sudah cukup corona, pergilah
Singgahmu terlalu betah ditempat yang salah
Aku ingin menikmati kebersamaan tanpa penghalang
Aku ingin berjabat tangan tanpa larangan
Aku ingin menikmati keramaian bersama teman-teman.
Aku juga ingin menikmati hari tanpa ikatan aturan


Corona
Lagi lagi aku mendengar berita corona
Bosan aku mendengarnya
Rasanya aku tak percaya, tak terima dengan kedatangannya
Namun bagaimana lagi, virus menyebar tanpa kita sadar
Cepatlah tenggelam corona, lukamu dinegeri ini sudah cukup dalam.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman psikotest di PT YMMA

Geguritan

Pengalaman Interview di PT YMMA