Puisi ku
Gelembung temu
Risi hatiku mendengarkan itu
Yap?! getaran lonceng notifikasimu
Rindu yang kutiup dalam-dalam
Alhasil meringking juga diterpa angin temu
Kalau saja kau tau..
Kardiaku jatuh mengangkasa
Sebab rasaku padamu yang semakin mendewana
Argh.. Galatnya pikiranku
Bermandi lama dalam dinginnya buraan rindumu
Lihatlah sayang..
hatiku yang mulai mengeriput
Rasaku juga turut mengerucut
Olehmu yang membuat rasaku kian akut
Namun tak pernah bisa aku ketuk
Aku tau, tentang kita kau tak akan pernah sudi menjadi sangkut paut
Rasamu sekarang sudah surut
Kebebasanku juga terus dituntut
Tolong lenyaplah dalam sekali tepukan
Tenggelamlah kamu dalam genangan
Janganlah datang hanya untuk mengiang-ngiang
Aku letih gelembung,
Ragaku mulai merintih
Rasa ini semakin pipih wahai gelembung
Rasa ini semakin pipih wahai gelembung
Jangan paksa lagi aku tuk meniup dalam-dalam
Kau tau? Apa gunanya aku merindu seorang
Hanya untukmu yang tak mau diperjuangkan
By ulfa
Komentar
Posting Komentar