PUISIku
Rintik Rindu
Hujan..
lagi lagi aku terguyur rindu
membendung cemas lama tak bertemu
catatan kusam yang tak lagi kubaca
seragam couple yang tak lama ku kenakan
Membawaku terbang ke dalam tempo dulu
lagi lagi aku terguyur rindu
membendung cemas lama tak bertemu
catatan kusam yang tak lagi kubaca
seragam couple yang tak lama ku kenakan
Membawaku terbang ke dalam tempo dulu
Dengarlah gemericik air yang tak kunjung berhenti
seperti inilah kisah rinduku yang tak kunjung pasti
Yang dulunya membatu kian menjadi rintik sendu
Inilah kisahku
seperti inilah kisah rinduku yang tak kunjung pasti
Yang dulunya membatu kian menjadi rintik sendu
Inilah kisahku
Hujan..
mengapa kau mengiris jasmaniku
Padahal bermain denganmu adalah kegemaranku
Aku tak punya banyak payung tuk menghindarimu
Aku juga tak punya banyak ember untuk menampungmu
mengapa kau mengiris jasmaniku
Padahal bermain denganmu adalah kegemaranku
Aku tak punya banyak payung tuk menghindarimu
Aku juga tak punya banyak ember untuk menampungmu
Rinduku meluap sudah...
Rindu yang menyiksa raga
Dikala aku tak ingin mengenal siapa-siapa
hingga kau melemparku dalam kenangan yang perih dimata
Pecah sudah imajinasiku olehmu
Rindu yang menyiksa raga
Dikala aku tak ingin mengenal siapa-siapa
hingga kau melemparku dalam kenangan yang perih dimata
Pecah sudah imajinasiku olehmu
Kau yang kala itu candu dalam memoriku
kini tak lagi membawa tawa berseri
Cukup sudah rintik rindu..
Jangan bawa aku dalam rintikmu
Jangan tenggelamkan aku dalam genanganmu
Yang aku tau kau selalu berporos dikepalaku
Dan mengiang manja ditelingaku
Jangan bawa aku dalam rintikmu
Jangan tenggelamkan aku dalam genanganmu
Yang aku tau kau selalu berporos dikepalaku
Dan mengiang manja ditelingaku
by.ulfa
good😍
BalasHapusMantapp😍
BalasHapusBagus banget kakk😍😍😍
BalasHapusTerima kasih💕
Hapus