Sinopsis Buku Jurnalistik

Hello guys

Dalam buku berjudul Jurnalistik Media Kreasi Anak-Anak berisi tentang proses untuk menjadi seorang penulis. Seorang penulis tidak harus mempunyai modal bakat. Akan tetapi modal yang sangat penting untuk menjadi seorang penulis adalah kemauan, keberanian dan mau menerima kritikan serta saran dari orang lain. Beberapa alasan menulis yang pertama adalah mencari popularitas yang sesungguhnya memerlukan waktu, keberanian kejujuran dan kesabaran. Kemudian alasan yang kedua adalah untuk mencari uang sehingga penulis akan berhati-hati, mau belajar, mau bekerja keras dan berani berkorban sampai keinginannya tercapai. Selanjutnya alasan yang ketiga adalah untuk menuangkan gagasan sehingga penulis akan merasa bahagia  karena dapat mengungkapkan semua yang telah dirasakan. Dan alasan yang keempat adalah untuk mencari hiburan sehingga penulis dapat bermimpi apapun untuk mewujudkan semua cita-citanya. Langkah-langkah menulis diantaranya menemukan ide, mengumpulkan bahan, membuat kartu informasi, menyeleksi bahan, dan menentukan tujuan.

Menurut pendapat Drs. Sutedjo dalam buku Jurnalistik 1 yang dimaksud dengan jurnalistik adalah salah satu ilmu dari ilmu komunikasi yang mempelajari keterampilan seseorang dalam mencari, mengumpulkan, menyeleksi, dan mengolah informasi tentang suatu permasalahan dan disebarluaskan melalui media massa, baik cetak maupun elektronik. semua bentuk tulis menulis yang dimuat di media massa adalah karya jurnalistik.
Jurnalistik berdasarkan medianya dibagi menjadi 2 macam yaitu jurnalistik cetak dan jurnalistik elektronik. Jurnalistik cetak adalah jurnalistik yang disampaikan melalui media cetak oleh masyarakat pembaca. Sedangkan jurnalistik elektronik adalah jurnalistik yang dipublikasikan melalui media elektronik. Kelebihan jurnalistik cetak adalah pesan yang terdapat dalam jurnalistik  cetak dapat dibaca berulang-ulang, dimana saja dan kapan saja. Sedangkan kekurangan jurnalistik cetak adalah tidak dapat menyajikan peristiwa yang sedang berlangsung. Kelebihan jurnalistik elektronik adalah dapat menyajikan peristiwa yang sedang berlangsung. sedangkan kekurangannya adalah pesan hanya dapat didengar secara sekilas, kalimat singkat, padat dan sederhana.

Jurnalis adalah orang yang pekerjaannya mengumpulkan dan menulis berita dalam media massa atau orang yang melakukan kegiatan jurnalistik. Jurnalis dapat disebut juga dengan wartawan. Untuk menjadi jurnalis yang sukses yaitu seorang jurnalis harus mempunyai budaya kritis, budaya baca, berpikir sistematis dan logis serta mampu memahami gaya dan penguasaan bahasa. Untuk menjadi jurnalis yang kaya akan bahan tulisan hendaknya seorang jurnalis dapat berwawancara dengan baik. Agar menjadi seorang pewawancara yang baik juga seorang jurnalis hendaknya memahami etika berwawancara dan mempersiapkan segala sesuatu berkaitan dengan kegiatan wawancara. Etika dalam berwawancara diantaranya pewawancara hendaknya berpakaian rapi dan bersikap sopan, datang sesuai dengan waktu yang telah disepakati, sedapat mungkin menjauhi pertanyaan yang dapat menyinggung perasaan, pertanyaan yang diajukan tidak menyimpang dari tujuan wawancara, sebaiknya tidak memotong pembicaraan yang diwawancarai atau nara sumber, dan tidak menentang pendapat atau penjelasan nara sumber. Persiapan sebelum melakukan wawancara diantaranya mempersiapkan daftar pertanyaan, buku catatan atau notes, tape recorder, kamera atau tustel, dan mesin ketik atau komputer.
 Salah satu karya jurnalistik non fiksi adalah menulis Artikel dan resensi. Artikel adalah karangan faktawi yang menjelaskan suatu masalah yang disertai argumentasi berdasarkan teori keilmuan yang dipublikasikan melalui media massa.  Karya berupa artikel diantaranya artikel kesehatan, artikel pendidikan, artikel olahraga, artikel keagamaan, budaya, kesenian, pertanian dan sebagainya. Menurut Drs Sutedjo dalam buku Jurnalistik Plus, resensi merupakan penilaian kritis atas sesuatu untuk menemukan kekuatan dan kelemahannya, kemudian dikomunikasikan pada orang lain. Sedangkan jenis karya jurnalistik fiksi atau karya rekaan yang termasuk dalam kelompok prosa diantaranya puisi, cerpen, novel, cergam dan dongeng. Untuk membangun prosa fiksi yang baik diperlukan pengetahuan tentang tema, alur, latar, tokoh dan penokohan, titik kisah, serta gaya.

Dalam membangun jiwa kepenulisan anak hendaknya membangun tulisan sesuai dengan keinginan anak, sebaiknya dipilihkan tulisan yang lebih mudah dilakukan anak. seperti membuat puisi tentang keadaan di sekitarnya. Beberapa cara untuk memperlancar pembuatan puisi pada anak adalah memulai dengan cara membuat puisi benda-benda dalam kelas, puisi lingkungan alam dan kejadian, puisi berdasarkan foto dan puisi berdasarkan guntingan gambar koran Selanjutnya adalah menulis cergam atau cerita bergambar sehingga lebih memotivasi anak untuk lebih tertarik dengan menulis melalui gambar yang menarik sesuai dengan imajinasi dan kreasinya. Terdapat dua cara untuk membuat cergam.  Cara pertama dengan membuat gambar terlebih dahulu baru dibuat ceritanya. Cara kedua, membuat cerita terlebih dahulu baru gambar. Kemudian setelah terbiasa menulis puisi dan cergam dapat dilatih membuat dongeng.  Dasar anak berkreasi dalam membuat dongeng adalah khayalan belaka. Kemudian yang terakhir adalah menulis cerpen diawali dari pengalaman dari diri sendiri baik itu pengalaman yang sangat menarik maupun pengalaman yang sangat penting dalam kehidupan. Menulis cerpen juga dapat dilakukan berdasarkan apa yang telah dialami dan apa yang telah dilihat agar lebih memudahkan penulis untuk mengembangkan tulisannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman psikotest di PT YMMA

Geguritan

kumpulan soal